Review Herborist Minyak Zaitun

~Herborist Minyak Zaitun~

Assalamu'alaykum cantikians,

Ngomong-ngomong tentang minyak zaitun pastinya sudah gak asing kan dengan minyak satu ini. Minyak yang terbuat dari ekstrak buah zaitun yang kaya akan lemak tak jenuh sehingga mempunyai manfaat yang bagus untuk kesehatan dan kecantikan. Minyak satu ini selain bisa dikonsumsi secara langsung juga bisa digunakan untuk perawatan kulit, rambut, kuku dan lain-lain.

Kebetulan aku sendiri memang pakai minyak zaitun untuk perawatan kulit sehari-hari sudah lumayan lama, mungkin sekitar 2 tahunan lebih. Minyak zaitun yang aku pakai biasanya Pure Olive Oil dari Wardah, gak pernah ganti-ganti setelah bertahun-tahun lamanya. Hingga sekitar 2 bulanan yang lalu saat stock Pure Olive Oil Wardahku hampir habis, aku tertarik sama minyak zaitun dari merk lain yaitu Herborist Minyak Zaitun. Kalo dari harga mungkin hampir sama, tapi lihat isinya yang banyak trus tertarik karena ada campuran bahan lain jadi akhirnya bawa pulang deh Herborist Minyak Zaitun ini apalagi pas lihat di labelnya Herborist Minyak Zaitun ini sudah bersertifikat Halal dari MUI.

Baiklah pada postingan kali ini aku bakalan kupas tuntas tentang Herborist Minyak Zaitun ini yaps.


HARGA :

1 botol herborist minyak zaitun dengan isi 150 ml aku beli dengan harga 25 ribuan aja, murah banget ya apalagi isinya buanyak banget. Entahlah bakalan habis berapa bulan nih soalnya isinya buanyak. 


KEMASAN :

~Kemasan Herborist Minyak Zaitun~

Herborist Minyak Zaitun ini dikemas dalam botol plastik bening dengan bentuk yang lucu banget. Bentuk kemasan seperti ini memudahkan buat melihat sisa minyak didalam botolnya trus jadi mudah untuk digenggam.

~Tutup & mulut botol Herborist Minyak Zaitun~

Tutup botolnya berbentuk ulir, dan mulut botolnya cukup besar jadi harus berhati-hati saat mau keluarin isi produknya. Secara keseluruhan aku syuka sama kemasan minyak zaitun ini, terlihat bersih, simple, lucu dan kelihatan natural banget hehehe.


KANDUNGAN & MANFAAT :

~Kandungan & manfaat Herborist Minyak Zaitun~

Minyak zaitun kaya akan vitamin E dan antioksidan. Melembabkan kulit kering dan sangat kering, merawat elastisitas kulit, membuat kulit lebih lembut dan bercahaya. Mengandung biji Mojokeling untuk menyegarkan kulit. Dengan wangi aromaterapi bunga mawar dan melati yang merelaksasi.

Didalam herborist minyak zaitun ini memang terdapat biji-biji berwarna hitam, ternyata itu biji-biji mojokeling ya hehehe.


CARA PAKAI :

~Informasi tentang cara pakai Herborist Minyak Zaitun~

Oleskan merata pada kulit, terutama pada bagian yang kering seperti tumit, lutut dan siku. Baik digunakan untuk pijat dan sebelum memakai lulur.


KOMPOSISI / INGREDIENTS :

~Ingredients : Herborist Minyak Zaitun~

Mineral Oil, Terminalia bellerica fruit, Perfume, Olive (Olea europaea) Oil, BHT

Herborist Minyak Zaitun ini memang bukan murni olive oil, di dalam komposisinya ditambahkan bahan-bahan lainnya.


TEKSTUR :

~ Tekstur Herborist Minyak Zaitun~

~Kulit setelah dioles Herborist Minyak Zaitun~

Herborist Minyak Zaitun ini berwarna bening dengan tekstur oily yang tidak terlalu light, tidak terlalu cair juga. Untuk penggunaan dikulit tubuh dia lumayan cepet meresap dan melembabkan tapi untuk kulit wajah dia agak berat dan gak cepet meresap.


AROMA :

Untuk aromanya sendiri karena ini bukanlah minyak zaitun murni alyas pake tambahan bahan lainnya. Jadi Herborist Minyak Zaitun ini cenderung wangi bunga mawar dan melati. Dan menurutku wanginya itu sangat kuat, kalau kata orang Sunda "Segak", wangi banget deh. Kalau untuk pemakaian ditubuh atau area lainnya wanginya sendiri masih bisa ditolelir, tapi kalau pemakaian sekitar area wajah sih aku kurang suka sama wanginya, lebih suka dengan minyak zaitun yang tanpa perfume. Herborist kan memang produk perawatan khas pulau dewata Bali, jadi wanginya juga khas wewangian aromaterapi yang sangat kuat.


PEMAKAIAN & HASILNYA :

Aku pakai Herborist Minyak Zaitun  ini sebagai make up remover tetapi lebih dikhususkan pada area bulu mata, bawah mata dan alis mata. Hasilnya memang Herborist Minyak Zaitun ini efektif membersihkan sisa-sisa make up yang menempel disekitar mata seperti maskara. Untuk area wajah aku gak pernah pakai Herborist Minyak Zaitun sebagai make up remover karena teksturnya yang sedikit berat trus karena mengandung fragrance jadi rasanya kurang cocok untuk wajah, kecuali kalau kepepet sih yah aku pakai juga sebagai make up removernya area wajah hehehe.

 Herborist Minyak Zaitun ini aku pakai sebagai perawatan bulu mata dan alis mata. Berhubung aku tidak terlalu suka dandan, gak bisa pake pensil alis jadi salah satu caranya agar bulu mata dan alis mata terlihat indah ya selalu dirawat dengan minyak zaitun. Aku oleskan setiap malam pada bulu mata dan alis mata, kadang aku bawa tidur juga. Dan hasilnya secara perlahan Herborist Minyak Zaitun ini efektif memanjangkan bulu mataku, walaupun gak instan dan perlu waktu lama. Alis mata juga jadi kelihatan lebih lebat bulunya dan jadi lebih kuat. Kayanya semua minyak zaitun memiliki manfaat yang sama kalau dalam hal ini.

Aku pakai Herborist Minyak Zaitun sebagai body oil, jadi manteman kulit tubuhku termasuk kering nih terutama area siku, tumit dan lutut. Jadi minyak zaitun ini aku gunakan hampir setiap pagi setelah mandi dioleskan ke tangan dan kaki. Aku juga suka pakai minyak zaitun ini sebelum menggunakan hand & body lotion. Hasilnya kulit memang jadi gak kering lagi, lebih lembap dan halus. 

Aku juga pakai Herborist Minyak Zaitun ini untuk memijat tubuhku sebelum luluran. Dan hasilnya memang luar biasa. Setelah luluran kulitnya jadi bagus banget, lembut, halus banget, lembap banget, bercahaya dan jadi lebih seger juga kulitnya.


Namun aku belum pernah pakai minyak zaitun ini untuk memijat kulit kepala dan rambutku. Soalnya sepertinya sih kalau untuk perawatan rambut lebih cocok yang pure olive oil dibanding ini.

Secara keseluruhan sih banyak banget manfaat dari Herborist Minyak Zaitun ini, produk ini recomended untuk dicoba deh. Selain harganya murah, isinya banyak, mudah didapatkan trus kualitasnya oke juga.

Yuk cobain....

Comments